Wednesday, March 13, 2013

Cara Klaim Rawat Inap Asuransi AXA Mandiri

Cara klaim rawat inap menggunakan asuransi AXA Mandiri ini berdasarkan pengalaman pribadi saya.
Sekitar bulan agustus 2012 yang lalu, saya sakit demam tinggi dan pusing yang luar biasa sehingga harus dirawat inap di Rumah Sakit St. Carolus Jakarta. Pada saat itu, pembayaran saya menggunakan asuransi Medicare yang digunakan oleh perusahaan tempat dimana saya bekerja. Sebenarnya saya juga memiliki asuransi AXA Mandiri namun klaimnya hanya sebatas ruang kamar inap dengan nilai Rp.250.000,- per hari. Sementara asuransi yang digunakan oleh perusahaan saya mengklaim semuanya.

Saya dapat info dari teman bahwa AXA Mandiri tetap memberikan uang klaim rawat inap kita walaupun sudah melakukan pembayaran menggunakan asuransi lain.
Kemudian saya browsing di Internet untuk mencari syarat syarat yang diperlukan.

Untuk bisa mengajukan klaim, maka dokumen dokumen berikut harus dibawa yaitu:
  1. Formulir klaim rawat inap asli, formulir ini dapat diperoleh dari website AXA Mandiri, atau link berikut : https://www.axa-mandiri.co.id/dev/uploads/files/AMFS-Form%20Klaim%20rawatinap.pdf
  2. Surat Keterangan dokter, surat keterangan dokter ini dapat diperoleh di Bagian Rekam Medik rumah sakit. Karena di surat keterangan dokter ini dibutuhkan tanda tangan dokter, terkadang pihak rekam medik meminta waktu 3 hari kerja untuk pengambilan kembali surat tersebut seperti yang saya alami di RS. Carolus. 
  3. Kwitansi/ bukti pembayaran biaya rumah sakit beserta rinciannya, nah... untuk kasus saya yang sudah melakukan pembayaran menggunakan asuransi lain, tentunya bukti pembayaran yang asli sudah diberikan ke asuransi tersebut. Dan pihak pembayaran Rumah Sakit(kasir), hanya memberikan fotocopy yang sudah dilegalisir. Bagi AXA Mandiri, baik asli maupun fotocopy legalisir sama sama disetujui. Pihak kasir, juga biasanya meminta waktu sekitar 2-3 hari untuk bisa memberikan fotocopy legalisir kwitansi tersebut.
  4. Hasil pemeriksaan penunjang (seperti hasil tes di laboratorium, dll), hasil tes ini biasanya diberikan kepada kita ketika hendak pulang dari rawat inap rumah sakit.

Pengajuan klaim ini dapat dilakukan di Bank Mandiri mana saja. Pada saat itu, saya menyampaikan formulir saya ke Bank Mandiri Jalan Pemuda, Rawamangun, jakarta timur. Diterima dengan baik oleh pegawai Finance Adviser bank tersebut, sambil meminjam ktp saya dan memfotocopykannya. Menurut pegawai tersebut, formulir yang saya berikan sudah lengkap dan menjanjikan dananya akan ditransfer dalam waktu 14 hari kerja.

Satu hal yang penting juga adalah, batas waktu klaim sejak dirawat inap adalah 60 hari, lewat dari batas waktu tersebut, maka klaim tidak akan dilayani lagi. Sebaiknya hal ini ditanyakan juga ke AXA Mandiri, mungkin saja ada perubahan aturan seiring waktu berjalan.
Setelah saya menunggu sekitar 2 minggu, klaim saya ditransfer ke rekening Mandiri saya.
Cairrr.....




6 comments:

  1. Makasih gan,nformasinya sangat bermanfaat..

    ReplyDelete
  2. Mas Alex, apabila setelah Klaim terus kita lanjutkan lagi asuransinya lalu pada saat klaim lagi di tahun yang sama apakah masih tetap bisa? Mohon dibantu Mas

    ReplyDelete
  3. Selamat siang mas Alex, perkenalkan saya ponco, maaf minta penjelasan / info, siang ini saya ke salah satu cabang bank mandiri utk minta formulir klaim rawat inap dan surat keterangan Dokter utk klaim rawat inap, karena saya habis melakukan rawat inap (operasi), setelah formulir di cetak oleh salah satu financial advisor, saya menanyakan proses pengajuan klaim karena kebetulan saya dapat penggantian dari kantor. Setelah dijelaskan ternyata yg diganti hanya biaya kamar-nya saja. Apakah memang demikian, di polis daya penggantian 250rb/hari. Mohon bantuannya, terimakasih, salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal mas ponco...
      tentunya sesuai dengan yang tertulis di polis...
      kalau dipolis hanya bisa klaim biaya kamar maksimal 250 ribu/hari, maka hanya itu yang bisa diklaim...

      Delete
  4. terimakasih mas Alex, di polis memang hanya tertulis klaim rawat inap 250rb/hari. Tetapi saya ingat dulu sebelum tanda tangan polis dijelaskan oleh Financial Advisor-nya bahwa salah satu fasilitas adalah mendapatkan biaya rawat inap dengan kelas kamar 250rb/hari, pemahaman saya saat itu yg namanya fasilitas rawat inap tentu termasuk biaya obat-obatan, lab, dll. Bagi saya saat itu sebagai calon nasabah/ pemegang polis pasti akan berpikir ulang untuk ikut program asuransi ini jika hanya dapat penggantian kamar-nya saja.Karena kita pasti tahu jika harus rawat inap biayanya besar (obat2an, lab, operasi dll). naah saat googling, saya membaca tulisan mas alex tentang pengalaman pengajuan klaim axa mandiri hampir sama dengan yg saya alami, ketika melakukan rawat inap semua biaya di cover asuransi dari kantor. Nah setelah selesai perawatan saya baru mau mengajukan klaim ke axa mandiri tetapi kok ternyata hanya penggantian kamarnya saja. Maaf mungkin ini pengalaman saya yg harus saya sharing khan ke temen2 yg akan ikut asuransi harus memastikan fasilitas apa saja yang di dapat dengan sejelas-jelasnya. Atas kondisi ini saya tetap berniat utk meminta keterangan dan penjelasan lebih lanjut ke pihak Axa mandiri melalui financial advisor. Karena merasa dirugikan atas informasi yang tidak jelas saat tanda tangan polis. terimakasih atas perhatian dan waktunya, salam

    ReplyDelete
  5. Yah di axa memang begitu..
    Saya pun kaget tahu hanya mengganti biaya kamar rawat inap saja (tidak termasuk visit dokter dan obat). Setelah dijelasin lagi sama finance advisornya, ternyata memang seperti itu. Bergantung paket asuransi yang diambil. Kalau tidak salah, di axa ada dua jenis. Yang diambil ibu saya paket/polis yang mengcover asuransi jiwa (kematian) yang disertai cover rawat inap, yaitu 250rb/malam. Sementara, kalau mau paket plus-plus cover kesehatan di rumah sakit, beda lagi paket/polisnya, harganya pun beda.

    Memang hampir smua asuransi spt itu, di prudent jg spt itu, hanya saja kalau ingin menambah paket plus-plusnya, dia tidak perlu sampai dua polis dll, hanya tinggal upgrade saja (kalau tidak salah..). Krn sy pemegang prudent, tp hanya yg paket biasa (kematian, rawat inap, bedah), tidak plus hospital dll. Konon kata agen saya dulu bisa diubah sih, kalau sewaktu2 pengen diubah.. tapi ada konversi yg perlu ditanggung dll. Belum tahu juga jelasnya gimana, yang jelas saya hanya shraing pengalaman :)

    ReplyDelete